Ramadan tempo doeloe (4): Dilarang kentut
Pabukoan adalah kata dalam bahasa minang untuk makanan atau minuman khas untuk berbuka puasa, terutama dibulan Ramadan. Meski sirup ABC rasa jeruk bertahan terus sebagai pilihan utama pembatal puasa kami sekeluarga, Ibu tetap mengupayakan untuk membuat pabukoan sebangsa kolak dan kawan-kawannya. Meski Ibu tahu bahwa kami semua sudah ikut mazhab Abak dalam berbuka, langsung menyantap nasi dan lauk pauk selepas seteguk sirup ABC. Pabukoan hanya disentuh setelahnya, besar kemungkinan setelah tarawih menjelang tidur. Meski Ibu maklum, bagi Abak kolak tidak penting sama sekali, karena Abak memang tidak suka makanan yang manis-manis. Satu-satunya yang membuat Ibu tetap menyiapkan makanan khas berbuka adalah kami anak-anaknya, yang ia tahu telah bersusah payah berpuasa menahan lapar dahaga semenjak fajar terbit sehingga surya terbenam. Akan saya ceritakan pada edisi lain mengapa kami sekecil itu demikian tangguhnya berpuasa. Serupa...